Trafik Telkomsel Mulai Melonjak

Lebaran tinggal beberapa hari lagi, tetapi operator seluler Telkomsel mulai kerepotan dengan trafiknya. Beban trafiknya sudah menampakkan overload.

Tadi malam masih lancar-lancar saja. SMS cepat terkirim, begitu juga dengan telepon, gak ada masalah. Tadi pagi tepatnya pukul 08.00 aku mengirim SMS ke salah satu saudara dengan laporan terkirim, tetapi kok gak ada balasan dari dia -saudara-. Akhirnya kuputuskan untuk langsung menemui dia -kebetulan jaraknya di daerah lain, setengah jam perjalanan menuju kesana-. Sampai disana dan bertemu dengan dia, HP saudaraku berdering, nampaknya dering SMS. Terus dia bertanya kepadaku :

Lho, kak. Tadi SMS saya ya? Kapan ngirim SMS-nya?“. Jawabku, “setengah jam yang lalu. Berarti baru terkirim SMS-nya. Beban trafik Telkomsel mulai melonjak kayaknya.

Terus adikku berkata, “pantesan. Tadi aku SMS ke salah satu temanku, setengah jam baru dibalas. Aku pikir karena gak sempat dibalas.

Dari fakta yang disebutkan, pada saat normal, trafik SMS Telkomsel sebanyak 200 juta per hari. Pada saat menjelang Lebaran, trafik meningkat hingga 400 juta per hari atau 10000 SMS per detik, dan semakin mengingkat pada saat tepat hari Lebaran. Begitu pula dengan layanan Voice, bisa melonjak hingga 40-50% dari trafik normal. Trafik paling banyak terjadi di wilayah pulau Jawa.

Seperti pengalaman Lebaran tahun 2006 lalu, pengguna Telkomsel mengeluh karena sama sekali tidak bisa melakukan aktivitas komunikasi mereka hingga setelah hari Leberan, karena beban trafik yang melebihi.

Dari pengalaman tersebut, Telkomsel mulai meningkatkan kualitas untuk antisipasi trafik overloaded, dengan meningkatkan jumlah Base Transceiver Station (BTS) mereka hingga 18 ribu BTS yang tersebar diseluruh Indonesia. Peningkatan juga mencakup pelipatgandaan kapasitas SMS Center yang pada tahun 2006 lalu kapasitas maksimal mencapai 13000 SMS per detik, dan ditahun 2007 ini Telkomsel mengingkatkan hingga kapasitas maksimal 23200 SMS per detik.

Untuk yang di daerah Kalimantan, Telkomsel akan menjamin bahwa nanti akan aman-aman saja. Telkomsel sudah menyiapkan SMS Center yang terpasang di Balikpapan sebagai backup yang memiliki kapasitas yang cukup besar, sehingga lebih aman. Karena tahun 2006 lalu SMS Center terpusat hanya di Jakarta, yang akhirnya trafik terbebani.

Semoga saja apa yang sampaikan oleh pihak Telkomsel benar. Melihat pengalaman saya diatas, tidak menutup kemungkinan akan terjadi seperti tahun lalu. Tetapi saya optimis akan aman-aman saja.